by

Titik Selamat

Titik Selamat

Oleh: Ustad Rendy Saputra

Sudah lewat sekitar 2 bulan lebih sejak outbreak. Sejak kasus 1 positif di negeri ini. Banyak yang menduga detik-detik saat ini kita sudah seperti Iran atau Italia saat itu.

Jumlah populasi negeri ini mirip US (Amerika Serikat / United States) . Walau US lebih banyak, tapi logikanya dibawah 400 juta populasi.

US meledak di angka positif 1 jutaan, sementara negeri ini di 20 ribuan.

Ada analisa tentang test swab yang tidak massive. Yang baru-baru saja massive dalam beberapa hari terakhir. Itu yang bikin angka positif kecil.

Tapi bagaimana pun tidak ada yang tiba-tiba tumbang massal di jalanan, atau angka kematian menanjak di kampung-kampung saban hari.

Walau angka pertumbuhan positif cukup mengkhawatirkan, hampir 1000 positif per hari.

Turun naik ke 500 lalu ke 1000. Di range itu. Tetap saja angka ini besar, tapi tidak semenakutkan US.

Tentu banyak warga bangsa yang mulai menyadari, bahwa kurva sulit turun,

Karena negeri ini tidak punya cukup anggaran untuk lockdown total seperti Italia dan negara maju lainnya. Sabar. Warga sudah mulai sedikit pasrah, sambil terus hati-hati..

Kalo dipikir, kita satu iklim dengan Brazil, Equador, dan disana Covid 19 sangat sangar sekali.

Alhamdulillah tidak sesangar di Indonesia. Walau banyak ngasih pendapat juga, belum ajah.

Tapi gimana pun, kita cukup tidak terlalu parah hari ini. Itu faktanya. 20 ribu positif.

Dengan lockdown yang setengah hati. Cukup rendah. Bismillah.

Baca Juga : PSBB Tahap Empat Diajukan Bekasi

***

Saya jalan-jalan ke linimasa nya mas Yuswo Hady, lalu melihat tabel ini. 92% yang disurvey menyebutkan memutuskan untuk bersedekah. MasyaAllah.

titik selamat

Baca Juga: Zona Hijau Covid-19 di Bekasi Bertambah

Kami di Berkah Box juga ngerasain banget. 4 bulan terakhir naik distribusi nasi box gratis dua kali lipat. Dari 90a:00 nasi box per pekan, melonjak sampai 18.000 box. Alhamdulillah.

Sedikit bertanya. Padahal musim susah. Tapi semangat orang bersedekah tinggi banget.

Memang negeri ini kumpulan orang baik.

Negeri ini memang hebat.

BBM gak turun sabar.

BPJS naik juga sabar.

Hitungan kalo di negeri lain bisa jadi sudah revolusi besar-besaran.

Tapi inilah budaya Indonesia. Keluhuran nilai bangsa.

Bangsa ini disusun oleh orang-orang baik. Sosok-sosok yang sabar.

Bukan hanya sabar, ditengah kesulitan pun anak negeri kita memutuskan untuk membantu orang lain.

Semangatnya gotong royong. Kebersamaan. Mufakat. Saling diskusi. Diselesaikan baik-baik. MasyaAllah.

Bagi saya, mungkin ini TITIK SELAMAT nya Indonesia.

Sedekah menolak bala.
Sedekah menurunkan kasih sayang Allah.
Sedekah mengundang pertolongan.

Jadi…

Kalo memang virus sudah gak bisa diisolasi. Kalo emmang jaga jarak susah, gak berkumpul susah, ya mudah-mudahan dengan terus berbuat baik, Allah sayangi kita.

Mudah-mudahan kopit yang aktif di negeri ini, kopit yang jinak-jinak. Yang baik. Yang pengertian. Mudah-mudahan.

URS

Facebook Comments

Comment

PERDANANEWS