by

Data Pasien Corona Bocor Ke Internet

Data Pasien Corona Bocor yang dimaksud adalah bocornya data pasien. basis data yang dijual oleh peretas terdiri dari berbagai hal, mulai dari nama, umur, nomor telepon, alamat rumah, Nomor Identitas Kependudukan, hasil rapid test, hasil PCR, hingga status terkait Covid-19.

Di dalam data yang dijual itu juga terdapat jenis kasus, tanggal awal risiko, keluhan sakit, hasil laboratorium, tanggal sampel, hingga diagnosa.

peretas menyampaikan jumlah data yang dijual sebanyak 230 ribu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah terkait dengan hal itu. Badan Siber dan Sandi Negara selaku pihak yang terkait dengan masalah tersebut juga belum dapat dimintai keterangan.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate juga belum memberikan respons.

Penjual mengaku memiliki 230 ribu data pasien Covid-19 yang ada di Indonesia. Sebelumnya, di forum yang sama para peretas  juga menjual data akun dari Bukalapak dan Tokopedia hingga Polri.

Pengamat keamanan siber dari CISSRec, Pratama Persadha menyinggung peran Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam menangani ancaman siber. Hal itu merespon dugaan peretasan data pasien Data Pasien Corona bocor dan  dijual di forum peretas RaidForums.

Dia mengatakan BSSN seharusnya bisa memonitor ancaman siber lewat National Security Operation Center (NSOC) atau Pusat Operasi Keamanan Siber Nasional.

Baca Juga: KPU Jebol Oleh Hacker, Ratusan Juta Data Dijual

“Dimana BSSN yg katanya sudah punya NSOC untuk memonitor semua ancaman siber ke Indonesia?,”

Pratama menilai negara belum menaruh perhatian terhadap ancaman siber. Hal itu terlihat dari laporan BSSN sendiri bahwa serangan siber di kuartal pertama 2020 meningkat belasan kali lipat dibanding 2019.

Informasi tambahan.

Hingga saat ini, pemerintah mencatat jumlah kasus positif virus Covid-19 mencapai 43.803 kasus hingga Jumat (19/6). Dari jumlah itu, 17.349 orang dinyatakan sembuh dan 2.373 orang lainnya meninggal dunia.

Secara global, jumlah kasus positif Covid-19 sudah mencapai 6.175.009 kasus. Dari jumlah itu, sebanyak 382.227 orang dinyatakan meninggal dunia dan 1.901.079 sembuh.

Facebook Comments

PERDANANEWS