by

Pencemaran Kali Bekasi Perlu Perhatian Khusus

Pencemaran Kali Bekasi menurut pemerintah kota bekasi, menanyakan wewenang penanganan itu karena berada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi, Yayan Yuliana menuding pencemaran sudah terjadi sebelum masuk wilayah Kota Bekasi tepatnya di Kali Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Terpisah, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menegaskan bahwa tercemarnya Kali Bekasi akibat pembuangan limbah B3 industri, terjadi di hulu sungai.

“Lagi-lagi perncemaran (limbah industri) di hulu sungai yang musti diperiksa di sepanjang DAS (Daerah Alirasn Sungai)-nya,”

Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. IALa menegaskan, pencemaran Kali Bekasi itu terjadi akibat adanya limbah dari luar Kota Bekasi, yakni Kabupaten Bogor. Dan itu terjadi melalui, Curug Parigi.

“Jadi, terkait kasus ini memang ada asumsi baru penanganan yang akan kita lakukan secara integrasi, antara Kabupaten Bekasi, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor,”

pencemaran Kali Bekasi itu perlu ditangani secara keseluruhan. Dan itu, artinya dilakukan dari hulu atau Bogor dan menjadi kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Baca Juga: Lansia Dan Balita Dilarang di Pembukaan CFD Bekasi 5 Juli

pihak Pemkot saat ini juga terus lakukan proses pengawasan sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim menuding berulangnya dugaan pencemaran karena lemahnya pengawasan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Kita melihat ini kan kali sentral, kalau LH nya lengah maka berdampak buruk ke masyarakat karena tercemar limbah industri. Harusnya ada ketegasan dari pemerintah, jadi jangan korbankan masyarakat,”

 

 

Facebook Comments

PERDANANEWS