by

Ribuan Kursi Kosong di Sekolah Swasta

Ribuan Kursi Kosong masih banyak di hitung dari sekolah swasta. Adapun persentase 9.619 kursi yang belum terisi, SD 8,7 persen, SMP 27,8 persen, SMA 11,9 persen dan SMK 51,6 persen.

Jumlah kursi yang belum terisi akan bertambah mengingat data akan terus di-update,

Sekretaris BMPS Kota Bekasi Ayung Sardi Dauly mengatakan “Masih banyak sekolah yang menerima siswa tidak sesuai dengan target”

Pihaknya telah menginformasikan kepada seluruh sekolah swasta yang memiliki kursi kosong atau kekurangan siswa agar melapor untuk dilakukan pendataan. Setelah data diperoleh, BMPS akan melakukan kunjungan kepada wali kota Bekasi, Senin (20/7) mendatang.

“Sekolah negeri kan memberikan hasil jumlah kursi kosong kepada wali kota, maka kita sekolah swasta juga memberikan hasil jumlah kursi kosong yang saat ini masih terjadi. Agar pemerintah tidak hanya memikirkan sekolah negeri saja, tapi sekolah swasta juga harus dipikirkan,”

Komisi IV DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi menyampaikan, BMPS dan Disdik harus segera menjalin komunikasi untuk mengatasi adanya sekolah swasta yang masih kekurangan siswa.

Baca Juga: Sekolah Swasta Dapat Dana BOS

Ketua FKSS (FORUM Komunikasi Kepala SMA Swasta) Jabar, Ade Hendriana mengatakan

“Dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi saja sekolah swasta sepi peminat. Apalagi bila siswa dari  Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) di sekolah swasta adalah limpahan dari sekolah negeri bukan murni yang daftar langsung ke sekolah swasta,”

sebagai informasi Pendaftaran siswa baru masih dibuka sampai batas akhir pengambilan data (cut off) Data Pokok Pendidikan (Dapodik) pada 31 Agustus 2020. dan data akan ribuan kursi kosong di sekolah swasta perlu segera ditindaklanjuti, karena mengancam bisa mengancam sekolah swasta.

 

Facebook Comments

PERDANANEWS