by

Materai Lama Masih Berlaku yaitu Rp 6000

Materai Lama Masih Berlaku itu yang dikatakan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan Suryo Utomi.

“Kami siapkan transisi, meterai lama masih bisa dipakai hingga setahun,”

“Kalau tidak punya stok Rp 3.000 yang ditempel Rp 6.000 dua jadi Rp 12.000,”

bea meterai Rp 10.000 mulai digunakan sejak awal Januari tahun depan, namun bea meterai lama Rp 3.000 dan Rp 6.000 tetap dapat digunakan dalam rangka menghabiskan stok.

Diketahui, RUU Bea Materai usulan pemerintah telah disetujui oleh DPR menjadi UU baru dan berlaku mulai 1 Januari 2021. UU yang baru diubah setelah 35 tahun itu memiliki 12 bab dan 32 pasal, bertambah dari aturan sebelumnya yang hanya terdiri dari 10 bab dan 26 pasal. Beberapa poin baru dalam aturan itu ialah ditambahnya dokumen digital sebagai obyek bea materai.

Direktur Peraturan Perpajakan I Ditjen Pajak Arif Yanuar mengatakan , masyarakat bisa membubuhkan dua meterai di masa transisi, minimal Rp3.000 dan Rp6.000 atau sejumlah Rp9.000. Menurutnya, hal ini bisa dilakukan untuk setahun ke depan selama masa transisi.

Baca Juga: Berapa Kekayaan Gatot Nurmantyo

“UU Bea Meterai kan baru berlaku 1 Januari 2021 jadi 2020 masih menggunakan bea meterai lama,”

Sebagai informasi, batas nilai dokumen yang dikenai tarif bea meterai pun dinaikkan, yakni menjadi Rp5 juta. Tadinya, dokumen dengan nilai kurang dari atau sama dengan Rp1 juta sudah dikenai bea meterai.

Selain dokumen dengan nilai di bawah Rp5 juta, dokumen yang sifatnya untuk penanganan bencana alam juga tidak dikenai bea meterai. Dokumen untuk kegiatan yang bersifat non komersil juga tidak diwajibkan untuk dikenai bea meterai.

Kenaikan bea meterai akan mengganti Undang-Undang (UU) sebelumnya, yakni UU nomor 13 tahun 1985 tentang bea meterai. Tarif bea meterai nantinya diberlakukan satu harga dari sebelumnya terbagi atas meterai Rp3.000 dan Rp6.000

Lalu, adanya penggunaan materai elektronik dan bentuk lain selain materai tempel. Di aturan baru itu pula, diatur mengenai pembebasan bea materai bila dokumen berkaitan dengan penanganan bencana alam, kegiatan keagamaan, dan menjalankan program pemerintah serta dokumen perjanjian internasional.

“Kita bangun dulu infrastrukturnya kemudian channeling seperti apa. Ibarat kata kami sediakan meterai lalu konsumen di ujung sana manfaatkan atau beli meterai. Ini perlu didesain rantainya,” jadi materai lama masih berlaku

KSM/Red Bekasi Perdana News

Facebook Comments

PERDANANEWS