by

BLT Pekerja DiStop , ada apa?

BLT Pekerja DiStop akan segera terjadi, hal itu diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Hal itu disampaikan Ida kepada media usai menyaksikan penandatanganan MoU antara Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Medan Ditjen Binalattas dengan mitra, asosiasi/industri di BBPLK Medan, Sabtu (30/1).

Pasalnya, pandemi covid-19 telah mengerek jumlah pengangguran menjadi 9,77 hingga Agustus 2020.

Ia menyatakan anggaran BLT gaji kepada pekerja bergaji di bawah Rp5 juta itu tidak dianggarkan dalam APBN 2021

“Kami masih menunggu, sementara memang di APBN 2021 belum atau tidak dialokasikan. Nanti, kami lihat bagaimana kondisi ekonomi berikutnya, tetapi memang tidak dialokasikan di APBN 2021,”

Namun, Ida menuturkan sebagian program bantuan kepada pekerja terdampak pandemi covid-19 tetap dilanjutkan tahun ini.

“Program-program itu sebagian akan terus jalan sampai kondisinya kembali normal, memang diarahkan untuk menangani dampak pandemi covid-19,”

Terkait dengan BLT subsidi gaji, pencairannya sendiri belum mencapai 100 persen pada Januari lalu.

“Kenapa tidak tersalurkan 100 persen? Kami bisa menjelaskan, ada beberapa penyebab belum tersalurkan,”

ada beberapa penyebab BLT belum tersalurkan ke pekerja. Meliputi, rekening ganda, nama yang terdaftar tidak sama, rekening ditutup baik oleh pemilik rekening atau pihak bank, dan rekening tidak terdaftar di kliring.

Selain itu, tidak ada transaksi di rekening dalam jangka waktu tertentu, rekening tidak sesuai dengan nomor induk kependudukan (NIK), rekening terblokir, dan cut off akhir tahun pada 30 Desember 2020 sehingga semua dana harus kembali ke kas negara. “(Terkait poin terakhir) saat ini sedang rekonsiliasi data oleh bank penyalur,”

Baca Juga: Jokowi Panggil 3 Menteri soal BLT dan BST

total Dari sisi anggaran, total dana yang dikucurkan sebesar Rp29,44 triliun atau 98,91 persen dari target sebesar Rp29,76 triliun. Terdiri dari Rp14,75 triliun pada termin pertama dan Rp14,69 triliun pada termin kedua.

Program BSU merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi dampak pandemi covid-19 pada 2020. Secara keseluruhan, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp695,2 triliun. lalu apakah BLT Pekerja DiStop pada akhirya? lihat bagaimana keputusan pemerintah. sumber 

Facebook Comments

PERDANANEWS